Senin, 12 Januari 2009

tokoh favourite










Kenapa saya memilih dewi persik?










Banyak hal yang ku kagumi tentang dewi persik. Pertama dengan umur semudah dia, kesuksesan sudah dia raih. Kesuksesan yang dia raih tersebut bukan dengan mudah, sebab sepengetahuan saya akan kesuksesannya dia banyak mengalami kesulitan-kesulitan, seperti gonjang ganjing akan kehidupan pribadinya dan banyak di cemooh akan penampilannya serta dicekal.

Apapun yang terjadi akan pandangan negative segelintir orang namun dia tetap optimis untuk meraih apa yang menjadi tujuan hidupnya yaitu melayani masyarakat luas dengan melantunkan lagu-lagu yang indah yang dilengkapi dengan goyongan yang menurut saya sangat professional dan akting-aktingnya di sinetron ataupun bakat di perfilman..

Dan menurut saya akan penampilannya selama ini sangatlah normal dan modern mengikuti trend masa kini, dan modis akan penampilannya serta tidak munafik..

Pertama kali saya tertarik dengan dewi persik yaitu 2 tahun yang lalu, dimasa dia banyak mendapat cemooh dan dicekal. Saya terpesona akan optimisme dan pandangannya akan semuanya itu.

Yang kudapat dari karakter dewi persik adalah pandangan akan hidup dia yang natural, kesabaran dia dalam menghadapi kesulitan-kesulitan hidup, dan keprofesionalismenya.

Dan harapan saya, nantinya dewi persik akan go internasional dan selalu tetap pada pendiriannya.

By.Erwin

Selasa, 23 Desember 2008

Robot Pengajar Tarian Tradisional Di Jepang


Tarian tradisional sudah selayaknya diajarkan oleh seorang penari senior tetapi di Jepang, anak-anak sekolah diajarkan tarian tradisional oleh sebuah robot.

Walaupun tanpa kaki, anak-anak terlihat lebih tertarik untuk mempelajari tarian tersebut dibandingkan dengan manusia sebagai pengajar.

Dengan menggunakan kimono, robot pengajar ini tentu sedikit terlihat lebih "manusiawi".

Robot Android Repliee robot bocah yang punya jiwa

Jepang memang wahid dalam pengembangan teknologi.Harus diakui perkembangan robot di jepang mampu mengalahkan Amerika,Jerman,dan Spanyol yang juga gencar dalam pengembangan robot.Pemakaian robot dalam industri di jepang sudah merata dari Industri menenengah sampai industri raksasa.

Disaat Bangsa Indonesia masih suka hal hal yang berbau mistis dan anak -anak kecil di cekoki film dan tayangan mistis,jaelangkung,hantu -hantu jeruk keprok..etc anak-anak kecil di jepang sudah di cekoki hal -hal yang berbau hightec robotic mulai dari sekolah dasar.Disaat orang-orang dewasa masih suka cari dukun seorang Ilmuwan Jepang Prof Hiroshi Ishiguro dari Osaka University sudah mampu menciptakan Android yang mampu bergerak menyerupai dengan manusia.

Robot bocah yang diberi nama Repliee R1 ini di lengkapi dengan sensor sensitiv di bawah kulitnya.Seluruh tubuhnya di balut kulit silikon dan di dalamnya terbuat dari urethane.Robot bocah 5 tahun ini mempunyai 9 gerakan bebas dari daerah leher sampai kepala.Ada yang unik dari robot si bocah 5 tahun ini di bandingkan segudang robot lain seantero jepang.Gerakan dan ekspresi robot ini seakan mempunyai jiwa yang hidup didalamnya.Kebayang bagaimana kalu robot ini seperti chokky si boneka pembunuh dalam film..ngeri kali ya. Berikut tayangan videonya dan anda juga akan merasakan bagaimana soul dari robot bocah ini.

Selasa, 16 Desember 2008

Robot Unik Siap Temani dan Layani Tamu


Jepang Hitachi kembali memperkenalkan sebuah robot menyerupai manusia. Kali ini, keunikan yang ditawarkan adalah robot tersebut dapat menggantikan peranan pelayan. Robot yang dijuluki EMIEW 2 (Excellent Mobility and Interactive Existence as Workmate) ini mampu berjalan, berbicara, menyajikan minuman, bahkan menerima tamu untuk berkeliling ruangan.

Seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (23/11/2007), robot ini dapat berjalan dengan menggunakan kedua kaki atau menggelinding dengan dua atau empat roda. Robot ini tampil dalam balutan jaket merah dan topi, dengan tinggi 80 centimeter (cm) dan berat 13 kilogram (kg), serta memiliki 10.000 perbendaharaan kata penting.

EMIEW 2 dilengkapi sensor untuk mengetahui lokasi objek dan bisa menyingkir untuk memberi jalan ketika ada orang yang akan lewat. Selain itu, robot ini juga diklaim mampu menggantikan resepsionis atau mengawasi keamanan. Maksud pembuatan robot ini adalah untuk mengimbangi minimnya tenaga kerja di Jepang di masa yang akan datang. Awal tahun depan, si robot pelayan kabarnya akan mulai disewakan.

Robot Jepang yang semakin mantap di dunia robot internasional

Berita mengejutkan datang dari negeri sakura. Jepang, yang sebelumnya telah mengguncang dunia dengan memproduksi robot pembantu hingga robot pengganti dokter, kini kembali mengguncang dunia dengan memproduksi robot dansa. Adalah Sin’ichiro Nakaoka dan rekan2nya dari tokyo university yang mengguncang dunia robot internasional ini. Saat ini, robot tersebut mampu mengikuti tarian yang lebih bertumpu pada gerakan badan. tarian2 yang lebih mengutamakan gerakan kaki dan keseimbangan seperti balet masih sulit untuk dilakukan oleh robot tersebut. Hingga kini sang pembuat masih berusaha untuk membuat program agar robot tersebut mampu mengikuti tarian yang menggunakan kaki sebagai tumpuan dan memiliki tingkat keseimbangan yang baik. Di kegiatan launching robot tersebut, robot ini melakukan tarian tradisional Jepang ‘Aizu-Bandaisan’. Oleh penciptanya robot ini diberi nama HRP-2 Bipedal.

Spektakuler!! Itu tuh kata yang keluar dari mulutku pas ngeliat nih berita dari robot tersebut yang kurangkum di atas. Ini bisa dikatakan sebagai terobosan baru dunia teknologi. Hingga saat ini Jepang memang jauh memimpin dalam dunia pengembangan robot di dunia. Keberhasilan Jepang ini diyakini bakal ngebuat mereka semakin berani mengeksplorasi teknologi robot hingga nantinya akan didapatkan robot dengan spesifikasi mendekati manusia dan memiliki nila guna yang tinggi bagi manusia.

Kemajuan teknologi dari Jepang ini membuatku semakin termotivasi untuk mengeksplorasi diri dalam mencari ilmu di perkuliahan. Berhubung aku berkuliah di bidang dengan latar belakang yang berkaitan di dunia robotika, aku semestinya juga melakukan penjelajahan intelektual di dunia tersebut. Ayo Semangat!!

Selasa, 25 November 2008

Kehidupan Masa Depan Jepang


Setelah melesat awal 90-an, perekonomian Jepang serasa mandeg. Para politisi impoten akibat skandal, dan banyak bank besar mengalami kemunduran. Mampukah Jepang tetap memimpin masa depan?

Jangan khawatir. Jepang yang mengagungkan paham hypermodernism masih eksis. Mereka masih memiliki teknologi super canggih sampai robotisasi individu. Generasi hypermodernism muncul sekitar pertengahan 1980-an. Saat itu kekuatan bisnis dan produk Jepang meledak dahsyat. Neuromancer melahirkan konsep cyberpunk bagi masa depan Jepang. Logo hologram Fuji Electric tak lagi menghiasi tower di jalanan Tokyo. Jepang mulai beralih ke era silico-, nano- dan bio-Segala teknologi baru juga mengubah gaya hidup masyarakat Jepang.
Selain beragam teknologi baru, kita tak boleh melupakan beberapa trade mark Jepang yang masih layak diperhitungkan. Sedikitnya, sepuluh asset yang dimilikinya masih berjasa, sehingga Jepang tetap punya masa depan "wah". Berikut adalah 10 kekayaan Jepang yang melanda kehidupan sehari-hari bangsa itu.�

1. Industri

Produk buatan Jepang selalu memperhitungkan detil, tombol sekecil apa pun, hingga setiap guratan, dirancang dengan teliti. Semua elemen yang membentuk suatu produk seakan berkata, "Aku adalah bagian dari mesin ini dan aku wajib menunaikan tugasku, meski tubuhku paling kecil." Bermacam model yang akan dirilis tahun depan, mungkin tidak terlihat baru, tapi bisa dipastikan lebih berkualitas. Dan, motto itu tidak hanya berlaku bagi perangkat elektronik.�

MUJI, pertokoan bergaya minimalis, sedang dalam usaha memperluas pasar. Dalam waktu dua tahun, mereka telah membuka 15 toko di Prancis dan Inggris.�

2. Arsitektur

Jepang mempengaruhi paham arsitektur modern dengan sebuah kekuatan dan sentuhan elegan yang sungguh impresif. Konsep minimalis ruangan ala Jepang tidak sekadar nyeni, namun menghadirkan suasana nyaman dan tenteram di hati. Beberapa arsitek Jepang terkenal antara lain Tadao Ando, Yoshio Taniguchi, Toyo Ito, Arata Isozaki, dan Shigeru Ban.�

Inovasi arsitektur terbaru yang akan hadir di Jepang adalah Tokyo Disney Seas. Pembangunan taman hiburan di atas tanah seluas 176 hektar tersebut menghabiskan biaya US$ 2,8 miliar, rencananya akan dibuka September.�

3. Merek Ngetop
Hello Kitty tidak mencerminkan apa pun. Ia tak pernah dan tak akan menjadi sesuatu. Ia hanyalah lisensi, padahal sudah mendunia. Bahkan, ia tidak mewakili citra apa pun, ego sekalipun. Toh, ia ngetop dari dulu hingga kini. Itulah Jepang.�

Bulan ini, Yu-Gi-Oh! mengudara di WB Television Network. Serial remaja tersebut bercerita tentang sebuah sekolah penuh monster jahat. Video game dan kartu permainannya sudah populer di Jepang, dan akan diperdagangkan di Amerika Serikat saat Natal dan tahun baru 2002.�

Saat ini Pokemon ditayangkan di 65 negara dan diterjemahkan ke dalam 30 bahasa. Sejak debutnya pada 1996, Pokemon sudah meraup US$ 15 miliar hanya dari penjualan pernak-perniknya.�

4. Musik

Disc Jockey (DJ) dan produser musik hip-hop sangat tertarik pada perangkat audio Jepang produksi akhir 1970-an dan awal 1980-an. Technics 1200 merupakan pilihan terbaik DJ, dan Roland TR-808 Rhythm Composer memiliki karakter bas yang kuat. Pokoknya, menyimbolkan dance elektrik serta musik hip-hop.�

Dalam 20 tahun terakhir, jumlah piringan hitam yang terjual mencapai 10 kali lipat, dengan harga berlipat ganda. Intinya, phonograph sudah dianggap sebagai instrumen musik, bukan sekadar alat perekam. Perangkat DJ juga buatan Jepang, baik Technics maupun Vestax.�

5. Robot

Tren Hollywood saat ini adalah, robot suatu hari nanti akan menjadi penguasa dunia. Lihat saja film Terminator dan A.I. Selain itu, Amerika Serikat juga rajin membahas pemberdayaan robot dalam setiap operasi militer. Sebaliknya, Jepang justru melihat robot sebagai teman, pekerja, bahkan asisten. Intinya, robot dapat bekerjasama dengan manusia, bukan menggantikan kedudukan mereka di muka bumi. Itulah pembeda Jepang dengan negara lain. Buktinya, Eropa mengimpor tenaga kerja murah dari Turki dan Afrika, Amerika Serikat mengimpor dari Meksiko. Tapi, Jepang tidak melakukan hal serupa. Kan ada robot?! Lebih dari separuh jumlah robot industri di dunia (750 ribu) diproduksi di Jepang.�

6. Komik

Osamu Tezuka mengembangkan Manga setelah Perang Dunia II. Rupanya Tezuka terpengaruh Carl Barks, kreator Paman Gober. Tezuka menuangkan cita rasa Amerika Serikat ke dalam tubuh komik Jepang. Ia memadukan Disney dengan cerita menarik. Di Jepang, komik berkembang menjadi bahan literatur seni. Ada komik romantis, komik historis, sampai komik olahraga. Intinya, komik diciptakan bagi setiap segmen pasar. Sekarang keadaan berbalik, Disney justru yang meniru Jepang. Contohnya, The Little Mermaid sangat dipengaruhi gaya Manga, bahkan The Lion King sesungguhnya diadaptasi dari Kimba the White Lion karya Tezuka.�

Manga seringkali mengilhami terciptanya film animasi. Princess Mononoke adalah film kedua terlaris di Jepang setelah Titanic.�

7. Video Game

Jepang adalah Hollywood-nya video game. Mereka pembuat game terbaik. Jepang memiliki ribuan tim R&D serta dana raksasa untuk menciptakan berbagai permainan canggih. Jika di belahan bumi lain satu tim terdiri atas 50 orang, Jepang punya 200 orang. Cara Jepang memasuki ajang industri itu sama dengan cara yang ditempuh Cecil B. DeMille dalam perfilman. Seperti membuat film, Jepang juga menggunakan kamera, penyutradaraan, dan alur cerita. Kini, game dan film berkolaborasi. Lihat saja The Matrix dan Crouching Tiger, Hidden Dragon. Beberapa gerakan tokoh utamanya justru banyak meniru gerakan jagoan dalam game. Nintendo telah memproduksi 115 juta Game Boy. Jumlah yang cukup bagi seluruh orang Jepang. Satu orang satu.�


8. Barang Baru

Siklus perdagangan produk Jepang jauh lebih aktif dari Amerika Serikat: penjualan, pembelian, maupun jumlah produksi. Hiroshi, perancang busana di balik label Good Enough memiliki toko di Osaka, buka Rabu sampai Sabtu. Setiap Rabu ia memajang produk baru di etalase - biasanya T-shirt atau barang lain. Ia juga mendesain untuk Nike - selalu laris manis. Pembeli antre dua jam sebelum toko buka, karena persediaan terbatas.�

Biasanya, Amerika Serikat tak mau merilis notebook terbaru sebelum ada jaminan bakal laku, setidaknya 250 ribu unit di seluruh dunia. Namun, Jepang lebih eksperimental. Bagi Sony, Fujitsu, Hitachi, Toshiba, Sharp, Casio, dan NEC, laku 25 ribu unit saja sudah cukup untuk jadi landasan produksi.�

Karena ongkos registrasi mahal, masyarakat Jepang sulit memiliki mobil lebih dari lima tahun. Karenanya, masyarakat Jepang selalu haus akan model baru. Yang lama akan diekspor ke Asia Tenggara dan Eropa.�

9. Erotisme

Sebagai simbol kebaikan, dekorasi tali mempengaruhi banyak aspek di Jepang. Sudah 3 ribu tahun tradisi itu menyatu dalam kultur Jepang. Tali sering dipakai sebagai desain kerajinan tembikar Jepang masa prasejarah. Di kuil pemujaan Shinto, bahkan terlihat tali raksasa pertanda tanah suci. Saat upacara pernikahan, uang dibungkus dan diikat dengan simpul berbelit. Kimono, pakaian tradisional Jepang, diikatkan begitu saja ke badan, tanpa retsleting dan kancing. Tali-temali tak terpisahkan dari kultur Jepang. Samurai zaman pertengahan pun memiliki tradisi hojo jitsu, yakni seni mengikat tawanan. Memasuki abad XX, Seiu Ito mulai mengabadikan gambar perempuan dalam ikatan tali. Seni tersebut dinamakan shibari.�

Industri hiburan segmen dewasa di Jepang membuat 5 ribu film porno setiap tahun, dan wajib disunting satu persatu oleh Badan Sensor.�
Penemuan Baru Jepang: Permen Karet Pintar
Permen Karet Pintar

Jepang baru saja mengeluarkan produk teknologi terbaru berupa permen
karet untuk meningkatkan/merangsang pertumbuhan otak manusia. Dengan
makan permen karet pintar ini sang anak (pelajar/siswa) akan semakin
smart, semakin cepat berpikirnya, semakin jernih berpikirnya.

Tidak ada dampak apa pun dari makan permen karet ini. Produk ini sudah
dapat ijin/lisensi dan telah didaftarkan di Departemen Kesehatan Jepang.

Produk ini buatan Dr. Jun Matsuyama, dokter ahli Anti Aging di Jepang,
bersama dokter-dokter Jepang lain satu timnya.

Model permen karet ini biasa saja seperti permen karet umumnya.
Makannya harus dikunyah pelan sehingga peresapan dan efektivitas zat
di dalamnya lebih baik dan langsung ke bagian otak kepala.

Menurut Dr. Jun, selain meningkatkan daya kerja otak lebih baik lagi,
juga membuat kesegatan tubuh lebih baik dan pada akhirnya dampak anti
aging (penuaan = menjadi tua) dapat diperlambat.